SIC

SIC

SENKOM SMS Center 081387244622

Rabu, 27 Maret 2013

Harus Diketahui Jika Polisi Razia Malam Hari

Pemeriksaan adalah serangkaian tindakan yang dilakukan oleh pemeriksa terhadap pengemudi dan kendaraan bermotor mengenai pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan serta pemenuhan kelengkapan persyaratan administratif. Namun bagaimana jadinya jika razia dilakukan pada malam hari tanpa adanya penanda khusus.

Mungkin sering kita mendapati ada razia polisi terhadap kendaraan bermotor pada malam hari yang tanpa tanda apapun. Bahkan di beberapa tikungan yang agak temaram, sering didapati razia kendaraan bermotor tanpa tanda-tanda yang jelas.

Nah tips kali ini membahas razia kendaraan bermotor, khususnya jika terjadi pada malam hari

1. Surat Tugas

Pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dapat dilakukan oleh Polisi Negara Republik Indonesia (Polri) dan Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kualifikasi tertentu di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Tata cara pemeriksaan yaitu:
Pemeriksa yang melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan wajib dilengkapi dengan surat perintah tugas yang dikeluarkan oleh: Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh Petugas Polisi Negara Republik Indonesia.
Surat perintah tugas sekurang-kurangnya memuat:
a. Alasan dan jenis pemeriksaan
b. Waktu pemeriksaan
c. Tempat pemeriksaan
d. Penanggung jawab dalam pemeriksaan
e. Daftar petugas pemeriksa
f. Daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama dalam pemeriksaan.
Razia Polisi Malam Hari

2. Penanda ada Razia 

Tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

 3. Jarak Tanda

Untuk pemeriksaan yang dilakukan pada jalur jalan yang memiliki lajur lalu lintas dua arah yang berlawanan dan hanya dibatasi oleh marka jalan, tanda harus diletakkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum dan sesudah tempat pemeriksaan.

4. Lampu Isyarat

Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, juga wajib dipasang lampu isyarat bercahaya kuning terang.

5. Seragam

Petugas pemeriksa pada saat melakukan pemeriksaan wajib menggunakan pakaian seragam, atribut yang jelas, tanda-tanda khusus sebagai petugas pemeriksa, dan perlengkapan pemeriksaan.
Jika tidak ada tanda-tanda demikian, bisa-bisa razia hanya dilakukan oleh oknum untuk mencari uang denda.
Razia Kendaraan Malam Hari

 Sumber: Otosia.com

 

Rabu, 20 Februari 2013

BERITA BOHONG

SELAMAT PAGI MITRA HUMAS YANG KAMI HORMATI : 
Silahkan Perpanjang SIM Saudara Sebelum Berakhir Masa Berlakunya

Sesuai Peraturan Kapolri No. 9 tahun 2012, pasal 28 ayat 2 dan 3 menyebutkan bahwa "Perpanjangan SIM dilakukan sebelum masa berlakunya berakhir dan perpanjangan yang dilakukan setelah lewat masa berlaku harus diajukan sebagai SIM baru".

Dengan adanya pemberitaan dan info melalui BBM yang tersebar di masyarakat dan jajaran, yang tertulis "pelaksanaan pemberlakuan perpanjangan dilaksanakan pada tanggal 1 maret 2013", maka dengan ini Korlantas Polri mengumumkan bahwa tidak pernah membuat berita untuk memberlakukan peraturan tersebut pada tanggal 1 maret 2013.

Untuk mengantisipasi hal tersebut akan dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu terhitung 1 Maret 2013 Selama 6 bulan kedepan.

Senin, 04 Februari 2013

PERLU ANDA TAHU CERITA INI !!!



TRIK DITILANG POLISI !


Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan menarik ketika

sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Dialog antara polisi dan sopir taksi seperti ini.

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar sambil lalu menulis

dengan sigap di buku tilang)
Sop : Pak jangan ditilang deh…plat aslinya udah gak tau kemana… kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah…saya tilang saja…banyak mobil curian sekarang (dengan nada keras!!)
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya…Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU… Dulu kamu bisa minta form BIRU… tapi sekarang ini kamu

Gak bisa… Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya …berani betul sopir taksi ini …
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU… Bapak kan yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah… saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh… kan bapak yg

bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah … wah hebat betul nih sopir …. berani, cerdas dan trendy … (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)
Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan “shoot pertama” (tiba-tiba dihalau oleh seorang

anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau

si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak…. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata “nih kamu bayar sekarang ke BRI … lalu

kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu”.
S : (Yes!!) Ok pak …gitu dong kalo gini dari tadi kan enak…

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada saya, “Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya ..

mau transfer uang tilang . Saya berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, … “Hatiku senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran

berharga ke polisi itu.” “Untung saya paham macam2 surat tilang.”

Tambahnya, “Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau

ngasih DUIT DAMAI…. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!”

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH
, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan

setempat.. Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar

berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat,

disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer

rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan

SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya

tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA







Kamis, 31 Januari 2013


Senkom mitra polri sumsel dan kota palembang berkunjung ke binmas polda sumsel tanggal 22 januari 2013, membahas program kerja senkom dengan polda sumsel

Anggota senkom mitra polri kota Palembang mengikuti jalan sehat bersama polresta Palembang yang dipimpin langsung oleh wakapolresta Palembang

Senkom mitra polri kota palembang pengamanan jalan sehat partai demokrat yang di hadiri Anas Urbaningrum dan Edy Baskoro

Rabu, 06 Juni 2012

MUNAS II SENKOM MITRA POLRI



SELAMAT & SUKSES atas terlaksananya Munas II Senkom Mitra Polri, yang diselenggarakan pada tanggal 6 - 7 Juni 2012, dan bertempat di Gedung Pertemuan Masjid At - Tien, TMII Jakarta.

Dengan Tema " Aktualisasi Nilai - nilai Senkom Dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Menuju Indonesia Yang Bermartabat "

Selasa, 17 Januari 2012

Kapolresta Palembang Tutup Usia



Berita duka itu tersiar begitu cepat di kalangan Polda Sumsel dan Polresta Palembang. Sejumlah pejabat penting hadir di rumah dinas tersebut guna memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Selain Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Ahmad Iskandar Nasution, juga hadir Pangdam II/Swj Mayjen TNI S Widjonarko, Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra beserta wakilnya H Romi Herton, Danrem, Danlanud Letkol (Pnb) Adam Suharto, Danlanal Letkol (P) Berkat Widjanarko serta tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. Mereka berkesempatan mensalatkan almarhum sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir.
    
segera memikirkan kesinambungan organisasi Polri di Polresta Palembang termasuk pejabat pengganti karena kekosongan pimpinan. “Untuk sementara roda organisasi Polresta Palembang dijalankan oleh Kalakhar yang saat ini dijabat Wakapolresta,” tukas Iskandar.
      Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra mengaku terkejut atas meninggalnya almarhum Agus Sulistiyono. Bahkan orang nomor satu di Kota Palembang itu merasa kehilanDi Bandara SMB II, upacara pelepasan jenazah almarhum Agus Sulistiyono dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Ahmad Iskandar Nasution. Mewakili Kapolda Sumsel, jajaran kepolisian mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. “Hari ini (kemarin, red) beliau telah berpulang ke rahmatullah. Almarhum termasuk perwira Polri yang terbaik terutama di lingkungan Polda Sumsel. Selain usianya masih muda, almarhum merupakan satu-satunya lulusan Akpol angkatan 1990 yang menjadi kapolresta dengan pangkat kombes,” puji Iskandar.       Ke depannya, kata Iskandar, pimpinan akan gan. Sebab, wali kota bersama unsur muspida termasuk almarhum Agus Sulistiyono baru pulang melaksanakan studi banding dari Batam.
     “Beberapa hari yang lalu kita studi banding ke Batam mengenai masalah keamanan. Tak ada keluhan maupun rasa sakit yang beliau rasakan. Bahkan rencananya besok (hari ini, red) kita akan mengadakan rapat koordinasi di Mapolresta Palembang seperti permintaan almarhum saat studi banding,” kenang Eddy.
      Selanjutnya, jasad almarhum Agus Sulistiyono diberangkatkan ke rumah duka di Jl Buluk nomor 100 B, Desa Sadang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Dipimpin Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Subianto bersama Kabag Sumda Polresta Palembang Kompol Mursalin SPd, jenazah almarhum diberangkatkan dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang.
      Dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan G115, sekitar pukul 09.35 WIB jenazah almarhum Agus Sulistiyono diberangkatkan menuju Surabaya melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Sekitar pukul 17.00 WIB, rombongan mendarat di bandara internasional Ir Djuanda Surabaya. Dengan iring-iringan dan pengawalan polisi setempat jasad almarhum kemudian dibawa ke kampung halaman di Tuban. Setelah menempuh perjalanan panjang, sekitar pukul 19.00 WIB, rombongan yang membawa jasad almarhum tiba di rumah duka.
      “Setiba di rumah duka langsung diselenggarakan upacara penyambutan jenazah almarhum. Selanjutnya, malam ini (kemarin, red) juga akan dimakamkan dengan upacara kedinasan,” kata Kabag Sumda Polresta Palembang, Kompol Mursalin, saat dihubungi semalam.

      Jenazah almarhum Agus Sulistiyono dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Wajogo, Desa Sadang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (10/1) sekitar pukul 20.30 WIB. Bertindak sebagai inspektur upacara Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol dr TB Rijanto.
Bagaimana almarhum di mata rekan-rekan dan karibnya? ”Dengan sesama teman dan rekan sejawat maupun bersama anggotanya sangat bagus dan selalu terlihat gembira. Orangnya baik dan siap dalam menjalankan tugas apa pun,” kata Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Drs Ahmad Iskandar Nasution.
    Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Suyanto SIk berpendapat, wawasan luas dan kepintaran almarhum menjadikannya sebagai pemimpin yang disegani dan disenangi bawahannya. “Beliau itu ibarat undang-undang berjalan. Artinya, sangat menguasai dan memahami seluk beluk undang-undang yang ada baik secara teknis maupun materi undang-undangnya.”
       Satu hal yang menjadi perhatian serius bagi almarhum adalah mengenai kebersihan. Baik itu kebersihan secara komando maupun personel. “Itulah yang dipesankan beliau setiap saat kepada siapa pun,’’ kata Kasi Propam AKP Tri Sumarsih.
Seorang PNS di Polresta menimpali, ”Pesan almarhum terakhir mengenai kebersihan itu disampaikan saat apel personel, Rabu (4/1) lalu. Ternyata itulah apel terakhir kami bersama pimpinan.”
     Kenangan tak terlupakan diungkap AKBP Yerry Oskaq SIk, teman seangkatan almarhum semasa di Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Banyak nasihat yang tak terlupakan dari almarhum. Salah satunya selalu berbuat baik kepada siapa pun dan bisa menurut kepada pimpinan.
        “Almarhum orang yang baik, bagus dan memiliki prestasi tinggi. Oleh karena itu ia lebih cepat mendapat pangkat lebih tinggi. Memang dia bukan lulusan terbaik Akpol 1990 tapi beliau termasuk orang yang cepat berprestasi,” terang Yerry, yang sebelumnya menjabat Kasubdit III Direktorat Reskrim Umum Polda Sumsel.
          Satu hal yang tidak bisa dilupakan oleh Yerry, saat Anev malam pergantian tahun baru 2012 lalu di Mapolda Sumsel. Almarhum sempat meminta Yerry untuk memotonya dengan menggunakan handphone (Hp) miliknya. “Anehnya dia minta foto dengan Hp saya bukan dengan Hp miliknya dan sampai saat ini foto itu masih aku simpan,” kenang Yerry lagi.
      Terpisah, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dikdik Mulyana Arif M melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIk, yang dihubungi tadi malam mengaku sangat kehilangan salah satu sosok pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel.
      “Iya, kami dalam pejalanan pulang dari Kabupaten Mura ke Kabupaten Muba dalam rangka kunjungan kerja bapak Kapolda Sumsel. Saya mewakili seluruh anggota kepolisian di Polda Sumsel, turut berduka yang sedalam-dalamnya. Almarhum saat berdinas menunjukkan dedikasi dan keuletannya dalam bekerja. Salah satunya yakni menyukseskan momen penting di Palembang yakni penyelenggaraan SEA Games XXVI yang lalu. Kami sangat kehilangan sosok pamen. Kenangan terakhir yakni saat pelaksanaan Pam bersama malam Natal lalu, dia termasuk teman dekat saya,’’ ucap Ginting.(war/rim/ce2)




DAFTAR RIWAYAT HIDUP

NAMA            :  Drs Agus Sulistiyono MSi
Pangkat/NRP        : Kombes Polisi/64080912
Tempat/Tanggal Lahir    : Tuban, 28 Agustus 1964
Pendidikan Kepolisian    :
1. Akabri tahun 1990
2. PTIK tahun 1997
3. Sespim tahun 2004
4.
Jabatan             :
1. Kapolresta Palembang         1 April 2011 - sekarang
2. Wakapoltabes Barelang        3 Desember 2008 - 17 November 2009
3. Kapolres Minahasa Utara        15 Maret 2007 -16 Maret 2008
4. Wakapoltabes Manado        2 Januari 2006 -15 Maret 2007
5. Kasat Reserse Polres Metro Jakarta Utara    19 April 2001 -26 April 2002


sumber : http://www.sumeks.co.id
foto : http://bimg.antaranews.com , http://palembang.tribunnews.com

PAM OPERASI LILIN 2011 POLDA SUMSEL





PAM MALAM TAHUN BARU 2012



Bekerjasama dengan Polresta Palembang, Senkom Mitra Polri turut menerjunkan personilnya dalam pengamanan Malam Tahun Baru 2012. Titik pengamanan dipusatkan di Bundaran Air Mancur Masjid Agung dan sekitar Plaza Benteng Kuto Besak tempat peringatan Puncak Tahun Baru di Kota Palembang. Senkom Mitra Polri Kota Palembang menerjunkan  satu regu Patroli Sepedanya dan satu unit Mobil Patroli Pengamanan yang memantau beberapa titik keramaian seperti di PTC Mall, Palembang Indah Mall, area Palembang Sport and Convention Center (PSCC) serta plaza BKB.

Senin, 28 November 2011

SOSIALISASI PERCEPATAN IMPLEMENTASI POLMAS




Senin, (28-11-2011) pagi, Senkom Mitra Polri Kota Palembang menghadiri acara Sosialisasi Percepatan Implementasi Polmas di Mapolresta Palembang. Acara dibuka oleh Kasatbinmas Polresta Palembang Kompol S. Sundari mewakili Kapolresta Kombes Agus Sulistyono. Selanjutnya disampaikan Materi oleh Direktur Ditbinmas Polda Sumsel Kombes. Agus Sunaryo. Acara dihadiri seluruh Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Babinkamtibmas) dan FKPM yang ada  di bawah Polresta Palembang serta Senkom Mitra Polri Kota Palembang. Dalam kesempatan tersebut Kombes Agus Sunaryo menekankan perlunya setiap Babinkamtibmas mengenal dan bersilaturrahim dengan seluruh Tokoh Masyarakat dan Tokoh  Agama serta keluarga/masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing.

Kamis, 24 November 2011

PATROLI POLMAS ACARA PENUTUPAN SEA GAMES KE-26 DI JSC PALEMBANG

Senkom Mitra Polri Kota Palembang turut berpartisipasi melalui kerjasama dengan Polresta Kota Palembang dalam acara Penutupan Sea Games ke-26 di Jakabaring Sport City Palembang. Dalam kegiatan ini diterjunkan satu regu Patroli Polmas "Green Patrol" Senkom Mitra Polri Palembang. Kegiatan patroli dilaksanakan di seputaran area Stadion Utama Sriwijaya tempat pelaksanaan acara penutupan. Patroli Senkom ini telah siap di Pos Pelayanan Terpadu sejak sore hari. Adapun pelaksanaan acara ini sampai selesainya acara penutupan.

Minggu, 20 November 2011

PATROLI POLMAS SEA GAMES KE-26 DI PALEMBANG

Dalam rangka Pelaksanaan Sea Games ke-26 di Palembang, Senkom Mitra Polri Kota Palembang bekejasama dengan Polresta Palembang mengadakan kegiatan PATROLI POLMAS dengan menggunakan kendaraan roda dua berupa sepeda motor dan sepeda MTB. Kegiatan ini dimulai tanggal 10 Nopember 2011 malam diawali dengan patroli pada saat Penyambutan Api Obor Sea Games dan pembukaan FESTIVAL MUSI di plaza Benteng  Kuto Besak. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan pada saat Pembukaan Sea Games di kawasan Jakabaring Sport City pada keesokan harinya. Kegiatan ini berlangsung sampai dengan acara Penutupan Sea Games tanggal 22 Nopember 2011. Selain di kawasan JSC, patroli juga dilakukan di kawasan Kampus/PSCC dan Kambang Iwak.










POSKO PATROLI POLMAS  
Dalam menunjang kegiatan Patroli Polmas selama pelaksanaan Sea Games  di Palembang, Senkom Mitra Polri Kota Palembang mendirikan Posko di Jl. Radial tepatnya di depan Posko SMP Kota Palembang. Kegiatan Patroli dilaksanakan dari pukul 14.00 wib sampai selesai. Adapun pelaksana digilir setiap harinya dari personil regu-regu Senkom Mitra Polri yang ada di tiap-tiap kecamatan di Kota Palembang .



SUPERVISI DITBINMAS BAHARKAM POLRI DI POLRESTA PALEMBANG





Pada tanggal 17 Nopember 2011 Senkom Mitra Polri Kota Palembang menghadiri undangan Kapolresta Palembang dalam rangka Supervisi Ditbinmas Baharkam Polri di Polresta Palembang. Dalam kesempatan ini hadir Wadir Ditbinmas Mabes Polri Kombes Sugeng Sarianti didampingi Kompol Sofyar dan Kompol S. Sundari dari Satbinmas Polresta Palembang.

ACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2011 DI PALEMBANG




Pada tanggal 1 Oktober 2011 Senkom Mitra Polri Kota Palembang diundang oleh Pemkot Kota Palembang mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Plaza Benteng Kuto Besak Palembang. Selain diikuti jajaran Pemerintahan Kota, juga turut serta dari Polresta, Kodim, dan Organisasi Kemasyarakatan lainnya. Dalam upacara ini bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakil Walikota Palembang Bapak H. Rommi Herton.

Selasa, 23 Agustus 2011

KAPOLDA SUMSEL PIMPIN APEL OPERASI KETUPAT TAHUN 2011

Senin (22/8/2011) pagi, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2011 di Plaza Benteng Kuto Besak Palembang, Apel tersebut diikuti pasukan lintas instansi, termasuk Senkom Mitra Polri Kota Palembang. 
 
Dalam Sambutannya Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Polisi Dikdik Mulyana Selaku Inspektur Upacara mengatakan“Operasi ini untuk persiapan pengamanan Lebaran tahun ini. Supaya masyarakat melaksanakan Idul Fitri 1432 Hijriah dengan rasa aman dan nyaman”

Kapolda menerangkan, pengamanan Lebaran akan berlansung selama 16 hari, terhitung mulai hari ini. Sebanyak 2.245 petugas disiapkan. Mereka disebar di sejumlah titik di Sumsel.
“Yakni 60 titik rawan macet, 63 titik rawan kemacetan, 15 titik longsor, dan 61 titik rawan kriminal,” ujarnya.


Mulai dari rumah-rumah ibadah, tempat keramaian. Selain itu, di bandara, stasiun kereta api, pelabuhan dan objek-objek vital lainnya bakal diawasi ketat.Pengamanan tempat-tempat tersebut secara terbuka dan tertutup. Terbuka yakni petugas berpakaian dinas dan tertutup berpakaian sipil.Kepolisian juga menyiapkan 50 pos pengamanan arus mudik dan 32 pos pelayanan. Pos itu mulai beroperasi besok. Di kedua pos ini, siapa pun silahkan melapor ke polisi atau meminta bantuan.
“Prinsipinya, pos ini berfungsi 24 jam,” ujar Kapolda.
Dalam kesempatan apel gelar pasukan itu, Kapolda, yang menyampaikan amanat Kepala Polri Timur Pradopo, juga mengimbau para pemudik agar meninjauulang niat mereka untuk mudik dengan kendaraan bermotor. Soalnya, “Roda dua tidak dipersiapkan menempuh perjalanan jauh.”
Apalagi, tahun ini secara nasional ada peningkatan kendaraan roda dua hingga 5 juta unit, dibandingkan tahun lalu yang “hanya” 3,6 juta unit. “Angka kecelakaan roda dua mencapai 76 persen,” kata Dikdik.
Kapolda mengimbau kepada seluruh anggota yang bertugas agar menyiapkan fisik dan mental, meningkatkan kewaspadaan, mengedepankan tindak preventif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Begitu juga dengan masyarakat, diimbau menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, serta segera melapor ke kepolisian terdekat bila menemukan gangguan kamtibmas dan bagi warga yang bepergian, harus memastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman, dari bahaya kebakaran maupun pencurian.



POSKO  PEMANTAUAN  MUDIK  LEBARAN  TAHUN 2011
Di tempat terpisah, Ketua Senkom Mitra Polri Kota Palembang Ir.H.Dede Suryadi mengatakan bahwa tahun ini Senkom Mitra Polri Kota Palembang bekerjasama dengan Senkom Mitra Polri Kab. Banyuasin membuat POSKO Gabungan di perbatasan, yaitu terletak di Jl. Palembang Betung Km.19.
“Tahun ini titik pantau kita adalah lintas Sumatera Palembang Jambi, karena di daerah tersebut cukup rawan laka lantas dan tindak kriminal.
Begitu juga Mohc. Zaka, HS selaku Ketua Senkom Kabupaten Banyuasin mengatakan bahwa di seputar wilayah tersebut masih minim POSKO pemnatau “Posko ini pada dasarnya merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam rangka Mudik lebaran 2011” ujarnya.
Posko Gabungan tersebut di dukung dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat setempat, polri sampai dengan Pemerintah Daerah. Zaka mengatakan “ Bapak Bupati sangat mensupport POSKO Pemantau Mudik Lebaran ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Banyuasin beserta jajaran dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya POSKO ini”.
Posko ini 24 jam terpantau ke POSKO Nasional Senkom Mitra Polri di Mabes POLRI dan Kantor Kemenhub Jakarta dengan menggunakan Teknologi Gateway. “ Jadi dari Posko ini juga dapat memantau keadaan posko – posko pemantau Senkom Mitra Polri se – Nusantara, mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat, untuk info pemantauan lebaran dapat di lihat di http//:senkom.or.id/pematauan, atau di wbsite Senkom Mitra Polri Kota Palembang http//:palembang.senkommitrapolri.org dan juga dapat di akses di jejaring sosial (FB) senkom Kota Palembang di http//:www.facebook.com/senkommitrapolri.palembang” Ujar Ketua Senkom Mitra Polri Kota Palembang.

Jumat, 19 Agustus 2011

UPACARA PERINGATAN HUT RI KE 66 DI PLAZA BKB

Senkom Mitra Polri kota Palembang mengikuti Upacara PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN RI ke 66 di BKB Bersama Pemkot Kota Palembang. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Walokota Palembang Bapak Ir. H. Edy Santana Putra MT. Turut hadir adalah segenap anggota DPRD Kota Palembang serta para undangan lainnya. Dalam kesempatan ini Anggota Senkom Kota Palembang berkesempatan foto bersama Bapak Walikota.

SOSIALISASI POLMAS POLDA SUMATERA SELATAN



Selasa, 28 Juni 2011

FUN BIKE HUT BHAYANGKARA TAHUN 2011








SENKOM MITRA POLRI KOTA PALEMBANG ikut berpartisipasi memeriahkan HUT Bayangkara ke 65, sebanyak 145 anggota senkom mengikuti funbike yang diselenggarakan Polda Sumsel-Polresta Palembang. Kegiatan ini merupakan partisipasi rutin Senkom Kota Palembang dengan Polresta Palembang.